en id

Nuansa Baru Dengan Dialek Manado di Bandara Sam Ratulangi

24 Oct 2017

kembali ke list


MANADO– Selain menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris, ada yang berbeda dalam setiap pengumuman atau penyampaian bagi para penumpang. Kini bahasa Manado dan dialeknya yang biasa digunakan oleh masyarakat di Manado dapat langsung dirasakan oleh para pengguna jasa di Bandara Sam Ratulangi.

 

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus Gandeguai mengatakan bahwa penggunaan dialek Manado ini dimaksudkan agar penumpang yang datang dan pergi melalui Bandara Sam Ratulangi   merasakan nuansa baru dengan hadirnya informasi announcement yang menggunakan Bahasa Manado dan mendekatkan para penumpang yang datang dengan suasana di Manado.

 

“Pengunaan dialek Manado ini sudah diberlakukan sejak 1 Oktober lalu. Penambahan bahasa daerah ini dimaksudkan untuk menghadirkan nuansa kearifan daerah kepada para wisatawan asing maupun lokal. Penggunaan dialek Manado ini mendapat respon positif dari masyarakat. Kami akan terus mencoba hal-hal baru di Bandara Sam Ratulangi, banyak yang masih harus diperbaiki dan dikembangkan,” ujar Minggus Gandeguai.

 

Diungkapkan Gandeguai, bahwa penggunaan bahasa daerah ini telah dikoordinasikan ke berbagai pihak, sejumlah sapaan khas Manado akan terdengar di terminal Bandara Sam Ratulangi. Seperti tabea (siang) maupun malam bae. “Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk menyempurnakan tata bahasa ini. Kami juga akan terus mengevaluasi pelaksanaan kegiatan ini,” tandas Gandeguali.[Humas MDC]