en id

PENUTUPAN POSKO TERPADU LEBARAN 2019 BANDARA SAM RATULANGI

13 Jun 2019

kembali ke list


Manado – Posko Terpadu angkutan lebaran 2019 yang telah beroperasi selama 16 Hari mulai tanggal 28 Mei hingga 13 Juni 2019, secara resmi hari ini (13/6) ditutup dalam apel yang diselenggarakan di depan lobby Bandara Sam Ratulangi Manado. Adapun dasar pelaksanaan posko ini sesuai dengan Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor : Inst 02 Tahun 2019 Tentang Pelaksanaan Angkutan Udara Lebaran 2019 (1440 H).

Sebagaimana harapan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan yang tertuang dalam tagline mudik Lebaran 2019 “Mudik Bareng Asyik Lancar” untuk mewujudkan momen mudik lebaran tahun ini berjalan dengan selamat, aman, lancar, akses mudah dan anjangsana nyaman, penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu tahun 2019 (1440 H) di Bandara Sam Ratulangi Manado, telah berjalan dengan lancar, tertib, aman, dan kondusif.


“Perkenankan saya mewakili manajemen PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi serta koordinasi yang telah diberikan oleh seluruh instansi terkait,” ujar Minggus E.T Gandeguai selaku General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado.

Minggus menambahkan bahwa dedikasi dan koordinasi selama posko berlangsung telah telah dijalankan dengan maksimal oleh para pihak-pihak yang terlibat seperti Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara, Otoritas Bandara, Airnav Indonesia, TNI POLRI, Kantor Kesehatan Pelabuhan, PT Asuransi Jasindo, BMKG, Basarnas dan pihak lainnya yang setiap harinya senantiasa memberikan informasi terkini terkait bandara dan penerbangan, serta memberikan pelayanan dalam rangka memperlancar arus mudik dan arus balik bagi para penumpang dengan melakukan pengawasan, pelaksanaan, persiapan, pemantauan dan pengendalian serta evaluasi angkutan udara lebaran tahun 2019 (1440 H) di Bandara Sam Ratulangi sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Adapun total pergerakan pesawat pada H-7 hingga H+7 Lebaran sebanyak 909 pergerakan, turun sebesar  21% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pergerakan penumpang sebanyak 93.905 pax dan mengalami penurunan sebesar 28%, begitu juga dengan pergerakan kargo yang mengalami penurunan sebanyak 2% atau total pergerakan kargo sebesar 397  ton. Adapun rata-rata per hari pergerakan pesawat sejumlah 56 pergerakan, pergerakan penumpang sejumlah 5.869 pax, dan kargo sejumlah 24 Ton.

“Selama periode musim Lebaran kali ini, meski mengalami penurunan jumlah pergerakan pesawat maupun penumpang yang signifikan, membanggakan bahwa hal ini tidak turut mengurangi dedikasi semua pihak dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa,” ucap Minggus.

Dalam penutupan Posko Terpadu di Bandara Sam Ratulangi disampaikan pula bahwa selama Posko Terpadu Lebaran ini beroperasi tidak ada kejadian menonjol yang mempengaruhi operasional bandara maupun penerbangan. [Humas MDC]