en id

PERGERAKAN PENUMPANG, PESAWAT DAN KARGO HINGGA OKTOBER 2017

17 Nov 2017

kembali ke list


Manado – Memasuki bulan November 2017, tercatat sejumlah peningkatan pergerakan, baik dari penumpang, pesawat, maupun kargo. Pada periode yang sama dengan tahun lalu yaitu Januari hingga Oktober ketiganya mengalami pertumbuhan. Secara keseluruhan baik domestik maupun internasional, pergerakan pesawat tumbuh 7%, penumpang 3%, dan cargo 24%. Detailnya adalah jumlah pergerakan pesawat sebanyak 23.065 terdiri dari 21.969 pesawat domestik dan 1.096 internasional. Sementara untuk total penumpang hingga Oktober 2017 sebanyak 2.223.922, dimana terdiri dari 2.085.862  domestik dan sisanya internasional. Untuk total kargo sejumlah 11.684 ton dengan rincian 11.516 ton kargo domestik dan 168,3 ton kargo internasional.

“Bandara Sam Ratulangi Manado secara keseluruhan mengalami pertumbuhan dalam pergerakan penumpang, pesawat, maupun kargo baik domestik maupun internasional. Pertumbuhan ini ditunjang dengan adanya pertumbuhan penumpang internasional sebesar 78% atau sebanyak 138.060 pada periode Januari – Oktober 2017 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sebesar 77.539. Sedangkan untuk tahun 2017 saja hingga bulan Oktober, secara rata-rata kenaikan penumpang internasional mencapai 3% ," jelas General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus E.T Gandeguai pada Rabu (8/11).

Dominasi wisatawan mancanegara dari Cina melalui charter flight masih mendongkrak angka penumpang internasional hingga saat ini, penumpang dari Cina yang masuk ke Sulawesi Utara mencapai 68.116 dengan pergerakan pesawat sebanayak 499 hingga 7 November 2017. "Hingga awal November ini saja, jumlah wisman dari penerbangan charter mencapai hampir 68 ribu, mayoritas datang dari Guangzhou sekitar 22 ribu penumpang," bebernya.

Maskapai Lion Air dengan status charter berjadwal yang mengangkut para wisman Tiongkok hingga saat ini melayani empat rute diantaranya Guangzhou, Changsha, Shenzhen, dan Shanghai. Sedangkan untuk domestic, bandara Sam Ratulangi menghubungkan rute penerbangan langsung ke beberapa rute diantaranya Jakarta, Makassar, Surabaya, Sorong, Denpasar, Luwuk, Balikpapan, Naha, Melonguane, Gorontalo, Galela, Ambon, Kao, Ternate. [HUMAS MDC]