en id

SAMBUT LIBUR NATAL DAN TAHUN BARU BANDARA SAM RATULANGI HADIRKAN BERAGAM FASILITAS

28 Nov 2017

kembali ke list


Manado (28/11/2017) - Menyambut libur Hari Raya Natal 2017 dan tahun baru 2018 yang kian dekat, Bandara Sam Ratulangi Manado melakukan pembenahan fasilitas guna meningkatkan kenyamanan pengguna jasa bandara. Terdapat beberapa fasilitas tambahan selain memperbaiki fasilitas yang sudah ada sebelumnya. Salah satunya yang terbaru adalah tersedianya fasilitas kursi roda (wheelchair) bagi penumpang berkebutuhan khusus di bandara kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara ini.

“Kursi roda ini merupakan fasilitas yang dapat digunakan oleh calon penumpang berkebutuhan khusus (difabel) atau orang tua yang memerlukan. Ada dua unit kursi roda yang kami tempatkan di konter Customer Service di lobby keberangkatan. Selain itu kami juga menyiapkan personel Customer Service yang bertugas untuk melayani kebutuhan pengguna kursi roda tersebut, hingga membantunya melakukan  proses check in,” ujar General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus Gandeguai.

Selain itu, pihak Bandara Sam Ratulangi sebelumnya telah melakukan penataan jalur kendaraan roda empat, baik di area keberangkatan maupun kedatangan, sehingga kehadiran fasilitas kursi roda ini diharapkan dapat semakin mempermudah calon penumpang maupun pengantar. “Selain datang langsung ke konter Customer Service, calon penumpang juga dapat memanfaatkan Call Center 172 untuk memesan kursi roda tersebut. Nanti operator akan langsung menghubungi petugas Customer Service kami di terminal,” imbuh Minggus.

Selain fasilitas yang memudahkan pengguna jasa tersebut, beberapa pengerjaan fasilitas di area terminal yang telah rampung adalah taman landscape dengan konsep ruang terbuka (open space) yang terletak di depan terminal, tepatnya di tengah area parkir kendaraan roda empat. Minggus berharap, taman yang dilengkapi air mancur ini dapat menjadi ikon bagi Bandara Sam Ratulangi.

“Selain jadi tempat selfie yang menarik, taman ini juga rencananya digunakan untuk acara seremonial yang terkait pariwisata, misalnya pertunjukan seni dan budaya,” tambahnya. Selain itu, karena posisinya yang strategis taman tersebut juga bisa digunakan sebagi meeting point tempat penjemputan tamu mengingat saat ini Sulawesi Utara tengah menjadi tuan rumah bagi beragam event berskala nasional maupun internasional.

Sentuhan teknologi digital pun kini nampak di bandara ini. Mulai di area lobby dengan dipasangnya monitor Flight Information Display System (FIDS) berukuran besar yang semakin memudahkan penumpang dan penjemput untuk memantau status penerbangan secara real time serta ditayangkannya pula aplikasi flight radar sehingga lalu lintas penerbangan dapat dipantau langsung. Selain itu, penggunaan digital signage juga memberikan kemudahan bagi penumpang untuk menemukan lokasi tenant atau fasilitas bandara seperti toilet atau nursery room.

Area dalam terminal pun tak luput dari sentuhan beutifikasi. Pengguna jasa bandara kini dapat memanjakan diri dengan melakukan selfie di photobooth yang berada di lantai 1, tepatnya setelah pemeriksaan keamanan di Security Chek Point (SCP) 2. Sementara itu, di ruang tunggu keberangkatan saat ini tengah berjalan pekerjaan penggantian lantai keramik. “Saat ini pekerjaan penggantian lantai keramik di gedung terminal memasuki tahap penyelesaian, karena lantai memegang peranan penting dalam fungsi dan estetika, selain enak dipandang mata juga mudah pemeliharaannya. Diharapkan sebelum akhir tahun semuanya telah selesai,” ucap Minggus.

Kehadiran 40 unit single sofa berwarna cerah juga menambah kesan segar pada keseluruhan area ruang tunggu. Ini yang dirasakan Randy, salah satu penumpang tujuan Jakarta. Karena takut macet saya datang lebih awal ke bandara, tapi penerbangan ternyata masih satu jam lagi. Dengan adanya sofa ini saya merasa sangat nyaman dan betah di sini. Selain bisa menikmati wifi gratis, saya juga tidak takut kehabisan baterai ponsel karena tersedia banyak stop kontak,ucap Randy.   

“Seluruh upaya perbaikan dan penambahan fasilitas ini kami lakukan untuk menciptakan pengalaman (creating experience) kepada seluruh pengguna jasa bandara. Kami terus berupaya memberikan pengalaman yang berkesan guna melengkapi perjalanan para penumpang. Dengan perbaikan fasilitas maupun pelayanan seperti ini, diharapkan para pengguna jasa bandara bisa merasa nyaman saat berada di Bandara Sam Ratulangi sebagai pintu gerbang Sulawesi Utara,” harap Minggus. [ ]